
Cara Packing Motor Agar Tidak Lecet Saat Dikirim dengan Aman
- Nizar Alwan
Cara packing motor agar tidak lecet saat dikirim adalah hal penting yang sering dianggap sepele, padahal risiko kerusakan saat pengiriman kendaraan cukup tinggi jika tidak ditangani dengan benar. Dalam praktik logistik, motor termasuk kategori barang yang membutuhkan perlakuan khusus karena memiliki banyak bagian sensitif seperti bodi, spion, dan komponen mesin terbuka. Tanpa teknik packing yang tepat, goresan hingga kerusakan struktural bisa terjadi selama proses loading, transit, hingga unloading.
Risiko Pengiriman Motor Tanpa Packing yang Tepat
Sebelum masuk ke teknik, penting untuk memahami risiko nyata di lapangan:
- Gesekan Antar Barang
Motor sering dikirim bersama barang lain dalam satu armada. Tanpa pelindung, gesekan bisa menyebabkan lecet pada bodi.
- Tekanan Saat Penyusunan
Jika penataan tidak rapi, motor bisa tertekan oleh barang lain, terutama pada pengiriman campuran.
- Getaran Selama Perjalanan
Perjalanan jarak jauh, terutama via darat dan laut, menimbulkan getaran yang bisa menggesek bagian tertentu.
- Handling yang Tidak Presisi
Proses bongkar muat menggunakan tenaga manual atau alat berat berpotensi menyebabkan benturan.
Prinsip Dasar Packing Motor yang Aman
Dalam praktik profesional, ada beberapa prinsip utama:
- Melindungi seluruh permukaan luar
- Mengunci posisi motor agar tidak bergeser
- Mengurangi ruang kosong yang menyebabkan pergerakan
- Mengamankan bagian yang mudah patah atau menonjol
Pendekatan ini yang digunakan dalam banyak pengiriman kendaraan skala besar.
Baca juga: Jasa pengiriman Mesin CNC
Cara Packing Motor Agar Tidak Lecet Saat Dikirim
Berikut langkah-langkah teknis yang direkomendasikan:
- Bersihkan Motor Sebelum Packing
Membersihkan motor membantu mengidentifikasi bagian yang rawan lecet atau sudah memiliki goresan sebelumnya.
- Lepas Bagian yang Rentan
Beberapa komponen sebaiknya dilepas:
- Spion
- Box tambahan
- Aksesoris luar
Tujuannya untuk menghindari patah atau bengkok saat pengiriman.
- Gunakan Bubble Wrap pada Bagian Vital
Lapisi bagian berikut:
- Body samping
- Tangki
- Lampu depan dan belakang
Bubble wrap berfungsi sebagai peredam benturan.
- Tambahkan Kardus atau Foam Pelindung
Setelah bubble wrap, lapisi lagi dengan kardus atau foam untuk perlindungan ekstra.
- Gunakan Plastik Wrapping (Stretch Film)
Lapisi seluruh motor untuk:
- Menahan lapisan pelindung tetap di tempat
- Melindungi dari debu dan air
- Gunakan Rangka Kayu (Opsional untuk Pengiriman Jauh)
Untuk pengiriman jarak jauh atau antar pulau, sangat disarankan menggunakan packing kayu.
Kamu bisa memahami pentingnya dimensi dan volume packing kayu di artikel cara menghitung kubikasi barang, karena penggunaan rangka kayu akan mempengaruhi biaya pengiriman.
- Kunci Posisi Motor
Gunakan tali pengikat atau ratchet untuk memastikan motor tidak bergerak selama perjalanan.
Baca juga: Jasa kirim Kabel Haspel Termurah
Tabel Perbandingan Metode Packing Motor
Metode Packing | Tingkat Perlindungan | Cocok untuk | Risiko Lecet |
Tanpa Packing | Sangat rendah | Jarak sangat dekat | Tinggi |
Bubble Wrap Saja | Sedang | Dalam kota | Sedang |
Bubble + Kardus | Tinggi | Antar kota | Rendah |
Full Wrapping + Kayu | Sangat tinggi | Antar pulau / ekspor | Sangat rendah |
Tabel ini menunjukkan bahwa semakin lengkap metode packing, semakin kecil risiko kerusakan.
Â
Kesalahan Umum Saat Packing Motor
Berdasarkan pengalaman lapangan, ini kesalahan yang sering terjadi:
Packing Hanya di Bagian Tertentu
Banyak pengirim hanya melindungi bagian depan, padahal sisi samping justru lebih sering terkena gesekan.
Tidak Mengunci Posisi Motor
Motor yang tidak diikat berisiko jatuh atau bergeser selama perjalanan.
Menggunakan Material Tipis
Bubble wrap tipis tidak cukup untuk menahan benturan berat.
Tidak Menggunakan Packing Kayu untuk Jarak Jauh
Ini sering menjadi penyebab utama kerusakan pada pengiriman antar pulau.
Praktik Pengiriman Motor di MUAT Cargo
Dalam praktik operasional, MUAT Cargo menangani pengiriman motor dengan pendekatan berbasis risiko dan rute pengiriman.
Beberapa hal yang biasanya dilakukan:
- Evaluasi kebutuhan packing berdasarkan jarak dan moda
- Penyesuaian metode, apakah cukup wrapping atau perlu rangka kayu
- Pengaturan posisi motor dalam armada agar tidak tertekan barang lain
- Penggunaan pengiriman khusus seperti trucking atau kontainer
Untuk rute seperti pengiriman cargo Surabaya atau pengiriman cargo Makassar, penggunaan packing kayu sering direkomendasikan karena durasi perjalanan dan potensi handling yang lebih kompleks.
Standar Keamanan Pengiriman Kendaraan
Dalam pengiriman kendaraan, standar keamanan biasanya mengacu pada praktik internasional, termasuk panduan dari International Organization for Standardization terkait pengemasan dan perlindungan barang selama distribusi.
Selain itu, beberapa praktik handling juga mengikuti prinsip keselamatan transportasi dari International Maritime Organization, terutama untuk pengiriman via laut.
Kesimpulan
Memahami cara packing motor agar tidak lecet saat dikirim adalah langkah penting untuk menjaga kondisi kendaraan tetap aman hingga tujuan. Banyak kerusakan yang sebenarnya bisa dihindari hanya dengan teknik packing yang tepat dan pemahaman risiko di lapangan.
Dengan pendekatan yang benar, mulai dari pemilihan material, teknik pelapisan, hingga metode pengiriman, risiko lecet bisa ditekan secara signifikan. Dalam praktiknya, pengiriman motor bukan hanya soal kirim, tetapi bagaimana memastikan kendaraan tetap dalam kondisi optimal saat diterima.
MUAT Cargo hadir sebagai partner logistik yang menangani pengiriman kendaraan dengan pendekatan berbasis pengalaman lapangan, memastikan setiap unit mendapatkan perlakuan yang sesuai dengan kebutuhan pengiriman.
FAQ Seputar Cara Packing Motor Agar Tidak Lecet Saat Dikirim
Apakah motor harus selalu dipacking kayu saat dikirim?
Tidak selalu, tergantung jarak dan moda pengiriman. Untuk jarak dekat biasanya cukup wrapping, tetapi untuk antar pulau lebih aman menggunakan packing kayu.
Apakah bensin harus dikosongkan sebelum pengiriman?
Ya, biasanya disarankan untuk mengurangi atau mengosongkan bahan bakar demi keamanan.
Berapa lama proses packing motor?
Tergantung metode yang digunakan. Packing sederhana bisa cepat, sedangkan packing kayu membutuhkan waktu lebih lama.
Apakah motor bisa lecet meskipun sudah dipacking?
Risiko tetap ada, tetapi bisa diminimalkan secara signifikan dengan metode packing yang tepat.
Apa bagian motor yang paling rawan rusak saat pengiriman?
Bagian body samping, spion, dan lampu adalah yang paling sering mengalami kerusakan.



